Pengembangan kreativitas sejak usia diniberguna agar kita dapat “survive” dan tidak
tertinggal dari bangsa lain yang terus berkembang
Manfaat mengembangkan kreativitas sejak usia dini :
·Dapat
mewujudkan / mengaktualisasikan diri yang merupakan kebutuhan pokok tertinggi
manusia
·Sebagai
kemampuan dalam menyelesaikan masalah
Kreativitas
tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan, tetapi juga memberikan kepuasan bagi individu
·Kreativitas
memungkinkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya
Teori tentang
Pembentukan Pribadi Kreatif
1.Teori
Psikoanalisa
Pada umumnya, teori-teori psikoanalisa
memandang kreativitas sebagai hasil dalam mengatasi suatu masalah. Seseorang
yang kreatif dianggap pernah mempunyai pengalaman traumatis di masa kanak-kanak
yang kemudian menghasilkan gagasan-gagasan yang disadari dan tidak disadari
bercampur menjadi pemecahan masalah yang inovatif.
a)Teori
Freud
b)Teori
Kris
c)Teori
Jung
2.Teori
Humanistik
Teori humanistic memandang kreativitas
sebagai hasil dari kesehatan psikologis pada tingkat tertinggi. Kreativitas
dapat berkembang selama hidup manusia.
a)Teori
Maslow
b)Teori
Rogers
Ciri ciri pribadi yang kreatif biasanya meliputi:
selalu ingin tahu memiliki
minat yang luas,
mandiri dan memiliki rasa
percaya diri,
lebih berani mengambil risiko,
dan tidak takut membuat
kesalahan dan mengemukakan pendapat.
Teori tentang “Press”
a.Motivasi
untuk kreativitas
b.Kondisi
Eksternal yang mendorong perilaku kreatif
Teori
tentang Proses Kreatif
a.Teori
Wallas
Proses kreatif
meliputi : persiapan, inkubasi, ilumasi, dan verifikasi
b.Teori
tentang Belahan Otak Kanan dan Kiri
Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa belahan otak kanan yang lebih berkaitan dengan
fungsi-fungsi kreatif
Teori tentang Produktif
Kreatif
Produk kreatif dapat digolongkan menjadi 3 kategori,
yaitu
kebaruan,
pemecahan,
kerincian dan sintesis.
Manfaat dari penentuan kriteria penilaian produk
kreatif adalah dapat diketahui kekuatan dan kelemahan dari suatu produk.
Pendekatan 4P dapat dijadikan strategi untuk
mengembangkan kreativitas. Dengan dimilikinya bakat dan ciri-ciri pribadi
kreatif dan dengan dorongan internal maupun eksternal untuk bersibuk diri
secara kreatif, maka produk-produk kreatif yang bermakna dengan sendirinya akan
tercipta. 4P juga dapat digunakan sebagai dasar kerangka kerja konseptual dan
strategi untuk penelitian tentang kreativitas di Indonesia.
Sebelumnya saya sudah membahas mengenai MindBody. Kali ini saya akan membahas mengenai teknik-teknik MindBody Medicine..
Apa -apa saja ya teknik yang sekarang menjadi trend MindBody??
1. Doa
Doa adalah intervensi MindBody yang paling kontroversial. Hal ini karena doa berhubungan dengan iman, keyakinan, agama, dan kepercayaan yang lebih besar dari kita, biasanya pada Tuhan, dewa/dewi.
Ada banyak pertanyaan yang tidak terjawab dalam studi mengenai doa. Banyak laporan penelitian mengenai hal ini mendapat tantangan karena kurang memnuhi standar penelitian ilmiah. Meskipun demikian, doa adalah salah satu dari sekian banyak teknik dalam MindBody Medicine yang terbuka luas untuk eksplorasi.
2. Psikoterapi
Psikoterapi melibatkan komunikasi terfokus, biasanya verbal, antara seorang profesional yang terlatih di bif=dang psikologi dan seorang klien. Tujuan komunikasi ini adalah demi kebaikan dan kesejahteraan klien, baik melalui pencegahan atau penyembuhan prilaku yang tidak konstruktif atau mengembangkan pemahaman atau kebijaksanaan untuk peningkatan kualitas kehidupan.
Psikoterapi sebagai salah satu intervensi MindBody diperkuat dengan penelitian yang menunjukkan bahwa psikoterapi secara nyata memengaruhi wilayah otak tertentu dan perubahan secara anatomi otak dapat dibuktikan dengan menggunakan peranti pemindai yang canggih.
3. Hipnosis/Hipnoterapi
Hipnoterapi adalah terapi dengan menggunakan teknik atau pendekatan apa saja, yang dilakukan di dalam atau dengan bantuan kondisi hipnosis. Sedangkan Hipnosis adalah kondisi pikiran yang rileks.
Dalam menggunakan hipnosis untuk kesehatan, biasanya pasien/klien dibantu oleh seorang hipnoterapi berpengalaman untuk bisa masuk ke kondisi hipnosis dengan kedalaman trance yang sesuai dengan teknik yang akan digunakan. Pasien juga diajarkan self-hypnosis dan mampu masuk ke kondisi hipnosis dengan cepat tanpa bantuan hipnoterapi.
4. Self Talk Positif
Self talk adalah kata-kata positif, kalimat-kalimat positif, dan dialog internal yang kita gunakan untuk memberikan label atau menerjemahkan pikiran, perasaan, keyakinan, dan pengalaman kita.
Setiap orang dapat menggunakan self-talk positif. Dialog internal yang positif dan konstruktif dapat sangat membantu dan menenangkan. Jenis atau buah pikiran yang dipikirkan seseorang dan apa yang ia katakan pada dirinya sendiri sangatlah penting. Orang yang berpikir positif dan fokus pada perasaan dan pengalaman positif dapat memengaruhi kesehatan fisik dan emosinya.
5. Humor dan Tawa
Tawa dapat dilakukan siapa saja. Tidak ada batasan waktu atau kapan atau bagaimana seseorang harus tertawa. Tawa bersifat universal, tidak ada hambatan budaya, dan dilakukan oleh oleh semua suku bangsa. Tawa juga dapat digunakan oleh orang tertentu sebagai cara untuk mengatasi situasi sulit.
Masih banyak MindBody Medicine yang diterapkan oleh beberapa psikiater maupun orang hawam. Tetapi 5 Medicine sering kali digunakan bahkan sudah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga bermanfaat, Mari Hidup Berbahagia!!!
Pemahaman bahwa pikiran dan tubuh adalah satu kesatuan, saling mempengaruhi, bukanlah hal yang baru. Sejak ribuan tahun lalu manusia istimewa seperti para guru, swami, dan sufi telah mengetahui dan bahkan mampu menunjukkan bagaimana pikiran yang terlatih dapat dengan mudah mengendalikan tubuh fisik.
Filsuf Yunani, Hippocrates, The Father Of Medicine, sejak 2.000 tahun lalu juga telah menyadari bahwa hubungan antara moral dan spiritual sebagai bagian dari proses penyembuhan adalah hal yang sangat penting.
Rene Descrates, filsuf dan ilmuwan abad ke-17, menyimpulkan bahwa tubuh dan pikiran adalah dua entitas yang terpisah. Pada saati itu, Descrates dan gereja Katolik Roma membuat satu kesepakatan, bahawa Descrates kan membatasi dirinya hanya mempelajari anatomi tubuh manusia, sedangkan dsegala hal yang berhubungan dengan pikiran dan jiwa menjadi wilayah yang diurus oleh gereja.
Sejak itulah studi mengenai pikiran dan tubuh menjadi dua bidang yang berbeda, Para ilmuwan membatasi dirinya hanya meneliti sesuatu yang dapat dilihat, dihitung, dan nyata, Sedangkan mereka yang berada di jalur keagamaan 'mengangkat' pikiran dan emosi keluar dari tubuh dan memasukkannya ke ranah spiritual.
Tubuh dan pikiran bukanlah dua hal yang terpisah namun merupakan satu kesatuan. Umumnya kita berangaapan bahwa tubuh adalah sesuatu yang kita 'bawa', sesuatu yang mudah rusak, yang membutuhkan perhatian dan perawatan dalam bentuk latihan atau olahraga dsb. sedangkan pikiran merupakan sesuatu yang abstrak.
Sebenarnya tidak ada pemisahan antara pikiran dan tubuh. APa yang terjadi di pikiran dan apa yang terjadi di tubuh saling terkait dan mempengaruhi. Pengaruh dari hubungan dan pikiran dan tubuh sebenarnya sangat mudah dirasakan. Saat kita merasa khawatir atau cemas mengenai sesuatu maka kita akan merasa kontarksi pada tubuh kita (sakit kepala, tidak nyaman, dll.)
Kita dapat membawa relasi Mindbody dengan memahami bagaimana relasi ini dapat meliputi semua aspek dari kehidupan fisik dan psikologis kita. Kita mulai memahami bahwa apa yang terjadi pada fisik adalah sesutu yang bisa kita kendalikan, Apa yang kita alami dalam tubuh adalah bagian integral dari keseluruhan diri.
Konsep Mindbody didasarkan pada keyakinan bahwa manusia, walau terdiri dari banyak aspek, namun aspek ini tidak berdiri sendiri atau terpisah satu dengan lainnya. melainkan saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain. Matriks Mindbody menerminkan harmoni psikologis dan somatik di mana tubuh fisik hanyalah manifestasi dari pikiran yang bekerja jauh lebih halus yang seringkali tidak disadari.
Penelitian yang dilakuakan secara mendalam mengenai hubungan pikiran, emosi dan tubuh menemukan bahwa:
pikiran dan tubuh saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Bagaimna kita merasa secara emosi dapat menentukan bagaimana kita merasa secara fisik.
emosi tertentu mengakibatkan pelepasan hormon tertentu di tubuh fisik yang dapat memicu terjadinya berbagai macam penyakit
para peneliti telah secara langsung dan ilmiah menghubungkan emosi dan hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan penyakit yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Penelitian juga menemukan korelasi yang signifikan antara emosi dan infeksi, alergi dan penyakit autoimun
secara khusus, penelitian telah menghubungkan emosi seperti depresi dengan meningkatnya resiko kanker dan penyakit jantung
emosi seperti cemas dan takut mengakibatkan detak jantung menhjadi tidak teratur, prolaps katup mitral, irritable bowel syndrome (gangguan umum pada usus besar biasanya menyebakan kejang, nyeri pada area perut), sakit kepala dan juga banyak penyakit lainnya.
Akhir-akhir ini banyak pemberitaan di media masa mengenai kasus-kasus yang melanggar Hak Asasi Manusia, baik berupa kekerasan (fisik/seksual), bullying, dan tindakan-tindakan kasar lainnya.
Dalam sudut pandang Psikologi, prilaku seseoarang yang melanggar Hak Asasi Manusia dengan cara memaksa disebut dengan Agresi..
Lalu Apa saja yang termasuk tindakan Agresi???
1.Pengertian Agresi
Agresi adalah perilaku bermaksud untuk menyakiti orang
lain baik secara fisik maupun psikis. Agresi ada tiga jenis, yaitu:
a.Offensive
aggression: perilaku agresi yang tidak ditujukan langsung pada
sumber penyebab agresi tetapi diarahkan secara tidak langsung.
b.Retaliatory
aggression: perilaku agresi yang merupakan respon provokasi.
c.Instrumental
aggression: perilaku agresi yang digunakan sebagai sarana untuk
mencapai tujuan yang lain, misalnya membunuh korban untuk merampok hartanya.
2.Perspektif
perilaku Agresi
a.Perspektif agresi dari keadaan internal
·Perspektif psikoanalisis: Freud
mengatakan bahwa dalam diri manusia selalu mempunyai potensi bawah sadar yaitu
suatu dorongan untuk merusak diri atau thanatos
·Perspektif ethologist: perilaku agresi disebabkan oleh faktor insting dalam
diri manusia dan perilaku agresi dilakukan dalam rangka adaptasi secara
revolusioner.
·Perspektif sosiobiologi: perilaku
agresi berkembang karena adanya kompetisi sosial yaitu kompetisi terhadap
sumber daya.
·Perspektif biologis: perilaku agresi
disebabkan oleh meningkatnya hormon dan disebabkan adanya tanda-tanda
abnormalitas.
·Perspektif frustasi-agresif: menyatakan bahwa dalam setiap frustasi selalu
menimbulkan perilaku agresi.
b.Perspektif belajar sosial
Teori belajar
sosial yang dipelopori oleh Albert Bandura menyatakan bahwa perilaku agresi
merupakan perilaku yang dipelajari dari pengalaman masa lalu apakah melalui
pengamatan langsung (imitasi), pengalaman langsung, dan pengukuran positif dan
negatif.
c.Perspektif situasional dalam perilaku
agresi
Sedikitnya terdapat lima cara dalam melakukan agresi,
yakni:
·Efek senjata: melakukan agresi dengan
senjata, misalnya pisau, pistol dan benda tajam lainnya.
·Provokasi langsung
·Penyerangan: baik secara verbal maupun non-verbal
·Karakteristik target: ada beberapa ciri
tertentu yang mempunya potensi sebagai target agresi seperti anggota kelompok
yang tidak disukai dan orang yang tidak disukai
·In group vs Out group conflict:
Perilaku
agresi seringkali didasarkan atas konflik antar kelompok. Konflik antar
kelompok sering kali dipicu oleh perasaan in
group vs out group sehingga anggota kelompok diwarnai perasaan prasangka.
Salah satu teori prasangka adalah realistic
conflict theory yang memandang prasangka berakar dari kompetisi sejumlah
kelompok sosial terhadap sejumlah komoditas maupun peluang. Apabila kompetisi
berlanjut maka masing-masing anggota akan memandang anggota kelompok lain
sebgagai musuh, sehingga jika terdapat isyarat agresi maka perilaku agresi akan
muncul.
Photography merupakan hobby dan pekerjaan yang lagi banyak diminati masyarakat zaman, hanya memodalkan camera dan keterampilan yang didapat baik secara otodidak maupun school, setiap orang dapat melakukannya baik jadi model maupun cameramen nya..
Tetapi sebagai pemula seperti saya,, banyak yang berasumsi Photography model dan Portrait itu sama...
Setelah pencarian informasi, ternyata dua hal itu berbeda...
Hmmm...
Apa bedanya ya??
Photography model adalah membuat gambar yang melibatkan
model. Nama jenisPhotography ini memang berasal dari subjek yang difoto.
Contohnya
fotografi landscape memotret pemandangan
Photography portrait itu
memotret orang. Tapi bedanya dengan Photography model adalah Photography portrait membuat gambar yang mengekspresikan karakter orang tersebut.
Perbedaan
terbesar dari fPhotography model dengan photography portrait orang biasa
adalah subjek fotonya (model) bekerjasama dengan fotografer untuk
mewujudkan suatu gambar sesuai dengan kehendak fotografernya.
Pada Photography Model. di mana seorang fotografer yang menentukan bagaimana konsep dari fotonya, baik background foto, pose model, ekspresi model bahkan sampai hal sedetail mungkin agar terlihat selaras dengan konsep yang sudah ditentukan sehingga mendapatkan hasil gambar yang sesuai.
Dalam hal ini komunikasi antara fotografer dan model harus berjalan dengan baik, karena diharapkan dapat terjalin keakrabtan sehingga menghasilkan gambar yang sesuai sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
Berbeda hal dengan Photography Portrait, di mana fotografer mencoba membuat foto yang dapat menggambarkan sifat subjek
foto. Tugas fotografer yaitu mengenal orang tersebut, mencari latar
belakang, dan props yang sesuai untuk memperkuat fotonya.
Fotografer juga berinteraksi dengan subjek supaya ekspresi dan bahasa
tubuh dari subjek foto bisa keluar dengan alami. Portrait yang juga
merekam lingkungan hidup subjek dinamakan environmental portrait.
Sedangkan portrait yang hanya wajah saja, sering disebut close-up atau
headshot.
HASIL OBSERVASI PENGGUNAAN E-LEARNING PADA SEKOLAH MAN 1 MEDAN
IDENTITAS SEKOLAH
Nama sekolah : Madrasah Aliyah Negeri 1 ( MAN 1 ) Medan.
Alamat sekolah : Jl. Williem Iskandar 7B Medan – 20222
Uang sekolah : Rp. 65.000
Alamat Website : http://www.man1medan.sch.id/
Konsep e-Learning :
Offline = Proses belajar mengajar menggunakan infocus dan diskusi.
Online = Seluruh daerah sekolah terkoneksi oleh jaringan internet (WiFi)
Konsep E-Learning sudah digunakan sejak tahun 2009
URAIAN OBJEKTIF OBSERVASI
Hari dan Tanggal : Kamis, 23 Mei 2013
Waktu Observasi : 60 menit ( 11.00 – 12.00 WIB)
Pembagian Tugas : Tidak ada pembagian tugas yang spesifik. Proses observasi dilakukan secara bersama-sama.
Objek Observasi : Siswa kelas XI IPA 3
Unit Observasi : Penggunaan E-Learning
Unit Lain Observasi : Teori belajar, motivasi, orientasi belajar, menejemen kelas.
Narasumber : XI IPA 3
Suasana Observasi : Suasa saat observasi sangat mendukung untuk
melakukan observasi dimana pihak sekolah sangat mendukung kami dalam
melakukan observasi.
HASIL OBSERVASI
PENDAHULUAN
LANDASAN TEORI
E-Learning
Perkembangan proses pendidikan sekarang melaju cukup pesat, seiring
berkembanganya globalisai murid tidak hanya bersaing dengan teman satu
kelasnya, tapi para murid harus bersaing juga dengan dunia luar, karena
hal ini membuktikan betapa kerasnya persaingan dunia kerja dimasa depan
nanti. Murid-murid dewasa ini tumbuh didunia yang jauh berbeda dengan
dimasa ketika orang orang tua dan kakek mereka masih menjadi ika murid
ingin siap kerja, teknologi harus menjadi bagian integral dari sekolah
dan pelajaran kelas (Earle, 2002; Geisert & Futrell, 2000; Sharp,
2002 dalam Santrock, 2011).
Motivasi
Motivasi adalah proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku (Santrock: 2011).
Perspektif psikologis menjelaskan motivasi dengan cara berbeda
berdasarkan perspektif yang berbeda pula. Berikut penjelasan tentang
beberapa perspektif:
Perspektif behavoiral
Perspektif ini menekankan imbalan dan hukuman eksternal sebagai kunci
dlam menentukan motivasi murid. Insentif adalah peristiwa atau stimuli
positif atau negatif yang dapat memotivasi peilaku murid
Perspektif humanistis
Perspektif ini menekankan pada kapasitas murid untuk memilih nasib
mereka. Perspektif ini berkaitan dengan pandangan Abraham Maslow bahwa
kebutuhan dasar tertentu harus dipuaskan dahulu sebelum memuaskan
kebutuhan yang lebih tinggi.
Perspektif kognitif
Perspektif ini menekankan bahwa murid akan memandu motivasi mereka.
Perspektif kognitif juga menekankan arti penting dari penentuan tujuan,
perencanaan dan monitoring kemajuan menuju satu tujuan (Schunk &
Ertmer,2000;Zimmerman & Schunk, 2001)
Motivasi juga terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu Motivasi Intrinsik, Ekstrinsik.
Motivasi Intrinsik àmelakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang
lain (cara untuk mencapai sesuatu) . motivasi intinsik sering
dipengaruhi oleh insentif eksternal seperti imbalan atau hukuman.
Misalkan murid mungkin belajar keras untuk mendapatkan nilai yang baik.
Motivasi Ekstrinsik àMotivasi internal untuk melakukan sesuatu demi
sesuatu itu sendiri (tujuan itu sendiri). Misalkan murid belajar
menghadapi ujian karena ia senang senang dengan pelajaran yang diuji
tersebut.
OBJEK PENELITIAN
Objek yang kami observasi adalah murid kelas XI MAN 1 Medan. Didalam
kelas terdiri dari 30 orang murid. Observasi dilakukan saat pelajaran
Kimia.
JADWAL PELAKSANAAN
Observasi dilaksanakan hari kamis, 23 mei 2013 pada pukul 11.00 sampai 12.00
PELAKSANAAN
Pelaksanaan E-Learning
Pelaksanaan E-learning MAN 1 Medan, sudah dalam proses mencapai
kestabilan. Banyak faktor-faktor yang mendukung keefektifan proses
belajar mengajar menggunakan e-learning. Pihak sekolah menggalakkan
penggunaan blog sekolah untuk membantu proses belajar siswa.
Berdasarkan observasi, sekolah juga menyediakan proyektor yang kondisinya sangat memadai untuk kenyamanan belajar murid.
Didalam blog MAN 1 (e-learningman1mdn.blogspot.com) membahas berbagai
macam pelajaran yang diajarkan disekolah seperti Pendidikan Agama,
Kimia, Fisika, Akhidah akhlak dan lain lain. Didalam website tersebut
juga menyimpan bahan-bahan yang bisa digunakan oleh siswa untuk belajar
dirumah dan juga menyediakan buku sekolah elektronik untuk kelas X, XI
dan XII secara lengkap.
Pengelolaan Kelas
Berdasarkan observasi, guru menelola kelas atau menangani kelas
dengan gaya auditorium, hal itu bertujuan agar siswa lebih fokus pada
slide yang ditampilkan guru. Hal ini cukup efektif karena dengan cara
seperti ini fokus murid tidak terbagi dengan hal-hal lain yang kurang
penting, dengan gaya ini juga guru lebih bisa mengawasi gerak gerik
murid. Ditambah lagi dengan jumlah peserta didik yang lumayan banyak.
Ada hal lain juga yang tidak kalah pentingnya dalam gaya auditorium
ini, yaitu Kondisi kelas, dari hasil observasi kami melihat bahwa
kondisi kelas tersebut kami membuatnya dalam beberapa poin, yaitu :
Kondisi udara kelas stabil meskipun tidak ada pengatur suhu ruangan
disana, hal itu karena ventilasi dan posisi kelas dibuat sestrategis
mungkin dengan arah sinar matahari
Komunikasi yang terjalin diantara guru dan murid cukup stabil karena piawainya guru dalam menangani kelas
Optimalnya penggunaan fasilitas seperti papan tulis, proyektor dan alat peraga
Beberapa murid mengambil kesempatan untuk menggunakan alat
komunikasi mereka seperti handphone untuk hal diluar pelajaran yang
diajarkan.
Teori Belajar
Di sekolah yang kami observasi, sekolah mengedepankan
nilai-nilai moral dalam belajar. Hal ini berkaitan dengan teori belajar
Piaget dan Kohlberg.
Guru dalam matapelajaran apapun menanamkan nilai-nilai moral dan
etika yang dibungkus dalam konsep keagamaan, guru mengajarkan tentang
aturan-aturan bersosialisasi, sikap terhadap orangtua ataupun guru dan
teman-teman sebaya mereka dan pelanggaran-pelanggaran yang harus
diminimalkan. Tentunya murid-murid dilema dengan beberapa aturan yang
mengikat mereka, dalam hal ini murid akan melakukan internalisasi level Preconventiona reasoning yang menurut Kohlberg yaitu penalaran moral dikontrol oleh hukuman dan ganjaran eksternal.
Orientasi Belajar
Dari hasil observasi, kami menangkap bahwa sekolah menggunakan
strategi TCL. Kami memperhatikan bahwa murid-murid lebih fokus
perhatiannya keguru dan kelihatan murid lebih mudah menyerap
materi-materi yang disajikan menggunakan proyektor. Guru bisa secara
langsung bisa mengamati tingkah muridnya dan lebih mudah juga memberi
teguran jika murid mulai keluar dari ruang lingkup pembahasan dikelas.
Motivasi
Dalam hal motivasi, murid didorong semangat belajarnya oleh guru
dengan cara guru menceritakan kisah-kisah sukses para alumni mereka.
Terlihat wajah murid sangat antusias mendengar cerita dari guru mereka.
Dan hal itu bisa menjadi salah satu motivasi yang kuat yang mendorong
mereka untuk lebih fokus lagi terhadap bahan yang diajarkan guru mereka.
Dan tidak lupa juga guru menjelaskan tentang didikan-didikan moral yang
terus ditanamkan kepada murid.
RANGKUMAN HASIL OBSERVASI
4.1 Rangkuman Kelompok
Metode E-Learning adalah metode baru yang digunakan didalam dunia
pendidikan.Metode E-Learning berdampak positif bagi dunia pendidikan
dimana dengan menggunakan E-Learning guru bisa menghemat waktu.Metode
E-Learning membuat guru untuk tidak menulis dipapan tulis dan
membacakan materi(mendikte). Pada metode E-Learning guru harus
mempersiapkan materi dalam bentuk power poin dan hal-hal lain yang
mendukung. Namun,metode E-Learning juga memiliki kekurangan dimana
banyak guru di Indonesia masih buta akan teknologi dan belum menguasai
teknologi secara baik.hal tersebut dapat menghambat atau akan menjadi
masalah apabila metode E-Learning diterapkan diseluruh sekolah di
Indonesia.
Belajar dengan metode E-Learning juga dapat memotivasi siswa untuk
belajar lebih giat lagi,dimana dalam metode E-Learning ini guru bisa
membuat pembelajaran semenarik mungkin karena bantuan dari teknologi.
Untuk menerapkan metode E-Learning disebuah sekolah harus memiliki
persiapan yang matang dimana guru dan murid harus siap untuk menggunakan
E-Learning. Semoga metode E-Learning terus berkembang terutama di
Indonesia.
4.2 Rangkuman Pribadi
Dari
hasil observasi yang dilakukan, dapat terlihat banyak manfaat yang diterima
oleh murid-murid pada sistem belajar tersebut (e-learning). Selain menambah
pengetahuan dalam ilmu teknologi yang berkembang pesat sekarang, e-learning
juga dapat membantu mengembangkan kognitif murid-murid dan memancing atau
menjadi stimulus yang tepat untuk murid-murid agar dapat berpikir kreatif sehingga
dapat bersaing dengan sportif di kedepannya nanti. Sistem e-learnig di sekolah
MAN 1 Medan dilaksanakan dengan baik, dengan adanya fasilitas dan pengajar yang
memadai dan kompeten, situasi dan kondisi dalam proses belajar-mengajar dapat
dilaksanakan dengan baik dan murid-murid juga cukup antusias dalam mengikuti
proses belajar berlangsung.
TESTIMONI
Livi Yohana (121301002)
Dari observasi yang dilakukan pada sekolah MAN 1 Medan, cukup menarik
dan juga banyak pengalaman dan manfaat yang didapat. Lingkungan sekolah
yang cukup asri dan keramahan lingkungan sekolah yang menyambut kami
(kelompok) menambah kertertarikkan kelompok terhadap sekolah MAN 1
Medan. Pada proses observasi berlangsung juga cukup menyenangkan,
murid-murid dan guru-guru cukup open (terbuka) dalam menyambut kelompok
sehingga tidak ada kecanggungan satu sama lain dan proses observasi
dapat berjalan dengan baik.
Nadya Indah Hardiyanti (121301006)
Menurut saya tugas observasi ini sangat menarik dan memberikan saya
banyak pengalaman baru yang hanya saya dapat didunia perkuliahan.Dimana
kelompok kami sangat memiliki suasana pertemanan yang sangat
menarik.Kelompok kami sangat demokrasi dalam mengambil keputusan dalam
mengerjakan tugas ini. Dari observasi yang kami lakukan, saya dapat
memahami tentang E-Learning
Silvandrie Abriyan L (121301034)
Sangat menarik, karena ini merupakan pengalaman yang
sangat berharga dalam dunia pendidikan yang kami alami. Observasi ini
merangsang kreatifitas kami dalam berpikir dan menarik kesimpulan dalam
dunia psikologi pendidikan khususnya dalam e-learning.
Denny Wahyudi (121301050)
Tugas observasi ini merupakan suatu hal yang baru bagi saya. Pada
awalnya saya merasa canggung karena membawa nama Fakultastas Psikologi
ke sekolah yang saya observasi. Ternyata kegunaan internet itu bisa
sangat membantu proses pembelajaran siswa, karena biasanya saya
menggunakan internet hanya untuk bermain saja. Mudah-mudahan dengan
penggunaan internet dalam belajar ini dapat membantu proses belajar
sehingga lebih maksimal.
Fahmi Idris Sitompul (121301056)
Banyak pengalaman-pengalaman baru yang saya temukan saat melakukan
observasi, dimana disaat ingin melakukan observasi banyak
kejadian-kejadian yang menjadi pembeda antara hidup saya dan orang
lain.dimulai dari ditolak dari sekolah yang tidak mengizinkan melakukan
observasi dan melakukan interaksi dengan anak-anak SMA yang membuat saya
grogi dan banyak pengalaman lainnya.Tugas observasi ini juga dapat
membuat saya memahami konsep tentang E-Learning. Kelompok kami sangat
kompak dan disiplin dalam mengerjakan tugas observasi ini.