Rabu, 12 Juni 2013

THE MIRACLE OF MINDBODY MEDICINE





APAKAH MINDBODY MEDICINE ?
 

Pemahaman bahwa pikiran dan tubuh adalah satu kesatuan, saling mempengaruhi, bukanlah hal yang baru. Sejak ribuan tahun lalu manusia istimewa seperti para guru, swami, dan sufi telah mengetahui dan bahkan mampu menunjukkan bagaimana pikiran yang terlatih dapat dengan mudah mengendalikan tubuh fisik.
Filsuf Yunani, Hippocrates, The Father Of Medicine, sejak 2.000 tahun lalu juga telah menyadari bahwa hubungan antara moral dan spiritual sebagai bagian dari proses penyembuhan adalah hal yang sangat penting.
Rene Descrates, filsuf dan ilmuwan abad ke-17, menyimpulkan bahwa tubuh dan pikiran adalah dua entitas yang terpisah. Pada saati itu, Descrates dan gereja Katolik Roma membuat satu kesepakatan, bahawa Descrates kan membatasi dirinya hanya mempelajari anatomi tubuh manusia, sedangkan dsegala hal yang berhubungan dengan pikiran dan jiwa menjadi wilayah yang diurus oleh gereja.

Sejak itulah studi mengenai pikiran dan tubuh menjadi dua bidang yang berbeda, Para ilmuwan membatasi dirinya hanya meneliti sesuatu yang dapat dilihat, dihitung, dan nyata, Sedangkan mereka yang berada di jalur keagamaan 'mengangkat' pikiran dan emosi keluar dari tubuh dan memasukkannya ke ranah spiritual.

Tubuh dan pikiran bukanlah dua hal yang terpisah namun merupakan satu kesatuan. Umumnya kita berangaapan bahwa tubuh adalah sesuatu yang kita 'bawa', sesuatu yang mudah rusak, yang membutuhkan perhatian dan perawatan dalam bentuk latihan atau olahraga dsb. sedangkan pikiran merupakan sesuatu yang abstrak.

Sebenarnya tidak ada pemisahan antara pikiran dan tubuh. APa yang terjadi di pikiran dan apa yang terjadi di tubuh saling terkait dan mempengaruhi. Pengaruh dari hubungan dan pikiran dan tubuh sebenarnya sangat mudah dirasakan. Saat kita merasa khawatir atau cemas mengenai sesuatu maka kita akan merasa kontarksi pada tubuh kita (sakit kepala, tidak nyaman, dll.)

Kita dapat membawa relasi Mindbody dengan memahami bagaimana relasi ini dapat meliputi semua aspek dari kehidupan fisik dan psikologis kita. Kita mulai memahami bahwa apa yang terjadi pada fisik adalah sesutu yang bisa kita kendalikan, Apa yang kita alami dalam tubuh adalah bagian integral dari keseluruhan diri.

Konsep Mindbody didasarkan pada keyakinan bahwa manusia, walau terdiri dari banyak aspek, namun aspek ini tidak berdiri sendiri atau terpisah satu dengan lainnya. melainkan saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain. Matriks Mindbody menerminkan harmoni psikologis dan somatik di mana tubuh fisik hanyalah manifestasi dari pikiran yang bekerja jauh lebih halus yang seringkali tidak disadari. 

Penelitian yang dilakuakan secara mendalam mengenai hubungan pikiran, emosi dan tubuh menemukan bahwa:

  • pikiran dan tubuh saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Bagaimna kita merasa secara emosi dapat menentukan bagaimana kita merasa secara fisik.
  • emosi tertentu mengakibatkan pelepasan hormon tertentu di tubuh fisik yang dapat memicu terjadinya berbagai macam penyakit
  • para peneliti telah secara langsung dan ilmiah menghubungkan emosi dan hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan penyakit yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Penelitian juga menemukan korelasi yang signifikan antara emosi dan infeksi, alergi dan penyakit autoimun
  • secara khusus, penelitian telah menghubungkan emosi seperti depresi dengan meningkatnya resiko kanker dan penyakit jantung
  • emosi seperti cemas dan takut mengakibatkan detak jantung menhjadi tidak teratur, prolaps katup mitral, irritable bowel syndrome (gangguan umum pada usus besar biasanya menyebakan kejang, nyeri  pada area perut), sakit kepala dan juga banyak penyakit lainnya.




 Continued......................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar