Sabtu, 29 Juni 2013

Teknik MindBody Medicine

Sebelumnya saya sudah membahas mengenai MindBody. Kali ini saya akan membahas mengenai teknik-teknik MindBody Medicine..

Apa -apa saja ya teknik yang sekarang menjadi trend MindBody??

1. Doa

Doa adalah intervensi MindBody yang paling kontroversial. Hal ini karena doa berhubungan dengan iman, keyakinan, agama, dan kepercayaan yang lebih besar dari kita, biasanya pada Tuhan, dewa/dewi.
  Ada banyak pertanyaan yang tidak terjawab dalam studi mengenai doa. Banyak laporan penelitian mengenai hal ini mendapat tantangan karena kurang memnuhi standar penelitian ilmiah. Meskipun demikian, doa adalah salah satu dari sekian banyak teknik dalam MindBody Medicine yang terbuka luas untuk eksplorasi.

2. Psikoterapi

Psikoterapi melibatkan komunikasi terfokus, biasanya verbal, antara seorang profesional yang terlatih di bif=dang psikologi dan seorang klien. Tujuan komunikasi ini adalah demi kebaikan dan kesejahteraan klien, baik melalui pencegahan atau penyembuhan prilaku yang tidak konstruktif atau mengembangkan pemahaman atau kebijaksanaan untuk peningkatan kualitas kehidupan.
Psikoterapi sebagai salah satu intervensi MindBody diperkuat dengan penelitian yang menunjukkan bahwa psikoterapi secara nyata memengaruhi wilayah otak tertentu dan perubahan secara anatomi otak dapat dibuktikan dengan menggunakan peranti pemindai yang canggih.

3. Hipnosis/Hipnoterapi

Hipnoterapi adalah terapi dengan menggunakan teknik atau pendekatan apa saja, yang dilakukan di dalam atau dengan bantuan kondisi hipnosis. Sedangkan Hipnosis adalah kondisi pikiran yang rileks.
Dalam menggunakan hipnosis untuk kesehatan, biasanya pasien/klien dibantu oleh seorang hipnoterapi berpengalaman untuk bisa masuk ke kondisi hipnosis dengan kedalaman trance yang sesuai dengan teknik yang akan digunakan. Pasien juga diajarkan self-hypnosis dan mampu masuk ke kondisi hipnosis dengan cepat tanpa bantuan hipnoterapi.

4. Self Talk Positif

Self talk adalah kata-kata positif, kalimat-kalimat positif, dan dialog internal yang kita gunakan untuk memberikan label atau menerjemahkan pikiran, perasaan, keyakinan, dan pengalaman kita.
Setiap orang dapat menggunakan self-talk positif. Dialog internal yang positif dan konstruktif dapat sangat membantu dan menenangkan. Jenis atau buah pikiran yang dipikirkan seseorang dan apa yang ia katakan pada dirinya sendiri  sangatlah penting. Orang yang berpikir positif dan fokus pada perasaan dan pengalaman positif dapat memengaruhi kesehatan fisik dan emosinya.

5. Humor dan Tawa

Tawa dapat dilakukan siapa saja. Tidak ada batasan waktu atau kapan atau bagaimana seseorang harus tertawa. Tawa bersifat universal, tidak ada hambatan budaya, dan dilakukan oleh oleh semua suku bangsa. Tawa juga dapat digunakan oleh orang tertentu sebagai cara untuk mengatasi situasi sulit.

Masih banyak MindBody Medicine yang diterapkan oleh beberapa psikiater maupun orang hawam. Tetapi 5 Medicine sering kali digunakan bahkan sudah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga bermanfaat, Mari Hidup Berbahagia!!!







Rabu, 12 Juni 2013

THE MIRACLE OF MINDBODY MEDICINE





APAKAH MINDBODY MEDICINE ?
 

Pemahaman bahwa pikiran dan tubuh adalah satu kesatuan, saling mempengaruhi, bukanlah hal yang baru. Sejak ribuan tahun lalu manusia istimewa seperti para guru, swami, dan sufi telah mengetahui dan bahkan mampu menunjukkan bagaimana pikiran yang terlatih dapat dengan mudah mengendalikan tubuh fisik.
Filsuf Yunani, Hippocrates, The Father Of Medicine, sejak 2.000 tahun lalu juga telah menyadari bahwa hubungan antara moral dan spiritual sebagai bagian dari proses penyembuhan adalah hal yang sangat penting.
Rene Descrates, filsuf dan ilmuwan abad ke-17, menyimpulkan bahwa tubuh dan pikiran adalah dua entitas yang terpisah. Pada saati itu, Descrates dan gereja Katolik Roma membuat satu kesepakatan, bahawa Descrates kan membatasi dirinya hanya mempelajari anatomi tubuh manusia, sedangkan dsegala hal yang berhubungan dengan pikiran dan jiwa menjadi wilayah yang diurus oleh gereja.

Sejak itulah studi mengenai pikiran dan tubuh menjadi dua bidang yang berbeda, Para ilmuwan membatasi dirinya hanya meneliti sesuatu yang dapat dilihat, dihitung, dan nyata, Sedangkan mereka yang berada di jalur keagamaan 'mengangkat' pikiran dan emosi keluar dari tubuh dan memasukkannya ke ranah spiritual.

Tubuh dan pikiran bukanlah dua hal yang terpisah namun merupakan satu kesatuan. Umumnya kita berangaapan bahwa tubuh adalah sesuatu yang kita 'bawa', sesuatu yang mudah rusak, yang membutuhkan perhatian dan perawatan dalam bentuk latihan atau olahraga dsb. sedangkan pikiran merupakan sesuatu yang abstrak.

Sebenarnya tidak ada pemisahan antara pikiran dan tubuh. APa yang terjadi di pikiran dan apa yang terjadi di tubuh saling terkait dan mempengaruhi. Pengaruh dari hubungan dan pikiran dan tubuh sebenarnya sangat mudah dirasakan. Saat kita merasa khawatir atau cemas mengenai sesuatu maka kita akan merasa kontarksi pada tubuh kita (sakit kepala, tidak nyaman, dll.)

Kita dapat membawa relasi Mindbody dengan memahami bagaimana relasi ini dapat meliputi semua aspek dari kehidupan fisik dan psikologis kita. Kita mulai memahami bahwa apa yang terjadi pada fisik adalah sesutu yang bisa kita kendalikan, Apa yang kita alami dalam tubuh adalah bagian integral dari keseluruhan diri.

Konsep Mindbody didasarkan pada keyakinan bahwa manusia, walau terdiri dari banyak aspek, namun aspek ini tidak berdiri sendiri atau terpisah satu dengan lainnya. melainkan saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain. Matriks Mindbody menerminkan harmoni psikologis dan somatik di mana tubuh fisik hanyalah manifestasi dari pikiran yang bekerja jauh lebih halus yang seringkali tidak disadari. 

Penelitian yang dilakuakan secara mendalam mengenai hubungan pikiran, emosi dan tubuh menemukan bahwa:

  • pikiran dan tubuh saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Bagaimna kita merasa secara emosi dapat menentukan bagaimana kita merasa secara fisik.
  • emosi tertentu mengakibatkan pelepasan hormon tertentu di tubuh fisik yang dapat memicu terjadinya berbagai macam penyakit
  • para peneliti telah secara langsung dan ilmiah menghubungkan emosi dan hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan penyakit yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Penelitian juga menemukan korelasi yang signifikan antara emosi dan infeksi, alergi dan penyakit autoimun
  • secara khusus, penelitian telah menghubungkan emosi seperti depresi dengan meningkatnya resiko kanker dan penyakit jantung
  • emosi seperti cemas dan takut mengakibatkan detak jantung menhjadi tidak teratur, prolaps katup mitral, irritable bowel syndrome (gangguan umum pada usus besar biasanya menyebakan kejang, nyeri  pada area perut), sakit kepala dan juga banyak penyakit lainnya.




 Continued......................................

Selasa, 11 Juni 2013

What is Agression?



      



       Akhir-akhir ini banyak pemberitaan di media masa mengenai kasus-kasus yang melanggar Hak Asasi Manusia, baik berupa kekerasan (fisik/seksual), bullying, dan tindakan-tindakan kasar lainnya.
       Dalam sudut pandang Psikologi, prilaku seseoarang yang melanggar Hak Asasi Manusia dengan cara memaksa disebut dengan Agresi..

Lalu Apa saja yang termasuk tindakan Agresi???


 
1.         Pengertian Agresi
Agresi adalah perilaku bermaksud untuk menyakiti orang lain baik secara fisik maupun psikis. Agresi ada tiga jenis, yaitu:
a.         Offensive aggression: perilaku agresi yang tidak ditujukan langsung pada sumber penyebab agresi tetapi diarahkan secara tidak langsung.
b.        Retaliatory aggression: perilaku agresi yang merupakan respon provokasi.
c.         Instrumental aggression: perilaku agresi yang digunakan sebagai sarana untuk mencapai tujuan yang lain, misalnya membunuh korban untuk merampok hartanya.
2.         Perspektif perilaku Agresi
a.         Perspektif agresi dari keadaan internal
·           Perspektif psikoanalisis: Freud mengatakan bahwa dalam diri manusia selalu mempunyai potensi bawah sadar yaitu suatu dorongan untuk merusak diri atau thanatos
·           Perspektif ethologist: perilaku agresi disebabkan oleh faktor insting dalam diri manusia dan perilaku agresi dilakukan dalam rangka adaptasi secara revolusioner.
·           Perspektif sosiobiologi: perilaku agresi berkembang karena adanya kompetisi sosial yaitu kompetisi terhadap sumber daya.
·           Perspektif biologis: perilaku agresi disebabkan oleh meningkatnya hormon dan disebabkan adanya tanda-tanda abnormalitas.
·           Perspektif frustasi-agresif: menyatakan bahwa dalam setiap frustasi selalu menimbulkan perilaku agresi.
b.        Perspektif belajar sosial
   Teori belajar sosial yang dipelopori oleh Albert Bandura menyatakan bahwa perilaku agresi merupakan perilaku yang dipelajari dari pengalaman masa lalu apakah melalui pengamatan langsung (imitasi), pengalaman langsung, dan pengukuran positif dan negatif.
c.         Perspektif situasional dalam perilaku agresi
Sedikitnya terdapat lima cara dalam melakukan agresi, yakni:
·           Efek senjata: melakukan agresi dengan senjata, misalnya pisau, pistol dan benda tajam lainnya.
·           Provokasi langsung
·           Penyerangan: baik secara verbal maupun non-verbal
·           Karakteristik target: ada beberapa ciri tertentu yang mempunya potensi sebagai target agresi seperti anggota kelompok yang tidak disukai dan orang yang tidak disukai
·           In group vs Out group conflict:
Perilaku agresi seringkali didasarkan atas konflik antar kelompok. Konflik antar kelompok sering kali dipicu oleh perasaan in group vs out group sehingga anggota kelompok diwarnai perasaan prasangka. Salah satu teori prasangka adalah realistic conflict theory yang memandang prasangka berakar dari kompetisi sejumlah kelompok sosial terhadap sejumlah komoditas maupun peluang. Apabila kompetisi berlanjut maka masing-masing anggota akan memandang anggota kelompok lain sebgagai musuh, sehingga jika terdapat isyarat agresi maka perilaku agresi akan muncul.


Sabtu, 08 Juni 2013

Photography Model dan Photography Potrait ???


Photography merupakan hobby dan pekerjaan yang lagi banyak diminati masyarakat zaman, hanya memodalkan camera dan keterampilan yang didapat baik secara otodidak maupun school, setiap orang dapat melakukannya baik jadi model maupun cameramen nya..

Tetapi sebagai pemula seperti saya,, banyak yang berasumsi Photography model dan Portrait itu sama...
Setelah pencarian informasi, ternyata dua hal itu berbeda...

Hmmm...
Apa bedanya ya??

Photography model adalah membuat gambar yang melibatkan model. Nama jenisPhotography ini memang berasal dari subjek yang difoto.
Contohnya fotografi landscape memotret pemandangan
Photography portrait itu memotret orang. Tapi bedanya dengan Photography model adalah Photography portrait membuat gambar yang mengekspresikan karakter orang tersebut.

Perbedaan terbesar dari fPhotography model dengan photography portrait orang biasa adalah subjek fotonya (model) bekerjasama dengan fotografer untuk mewujudkan suatu gambar sesuai dengan kehendak fotografernya.

Pada Photography Model. di mana seorang fotografer yang menentukan bagaimana konsep dari fotonya, baik background foto, pose model, ekspresi model bahkan sampai hal sedetail mungkin agar terlihat selaras dengan konsep yang sudah ditentukan sehingga mendapatkan hasil gambar yang sesuai.

Dalam hal ini komunikasi antara fotografer dan model harus berjalan dengan baik, karena diharapkan dapat terjalin keakrabtan sehingga menghasilkan gambar yang sesuai sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.


Berbeda hal dengan Photography Portrait, di mana fotografer mencoba membuat foto yang dapat menggambarkan sifat subjek foto. Tugas fotografer yaitu mengenal orang tersebut, mencari latar belakang, dan props yang sesuai untuk memperkuat fotonya.
 
Fotografer juga berinteraksi dengan subjek supaya ekspresi dan bahasa tubuh dari subjek foto bisa keluar dengan alami. Portrait yang juga merekam lingkungan hidup subjek dinamakan environmental portrait. Sedangkan portrait yang hanya wajah saja, sering disebut close-up atau headshot.
 
 



Observasi Sekolah E-Larning ^_^

Tugas Observasi E-Learning

Oleh Kelompok 10
Nama Anggota :
  1. Livi Yohana                     121301002
  2. Nadya Indah Hardiyanti 121301006
  3. Silvandrie Abriyan L.      121301034
  4. Denny Wahyudi               121301050
  5. Fahmi Idris Sitompul       121301056
                      
HASIL OBSERVASI PENGGUNAAN E-LEARNING  PADA SEKOLAH MAN 1 MEDAN
  1. IDENTITAS SEKOLAH
Nama sekolah                         : Madrasah Aliyah Negeri 1 ( MAN 1 ) Medan.
Alamat sekolah                       : Jl. Williem Iskandar 7B Medan – 20222
Uang sekolah                          : Rp. 65.000
Alamat Website                       : http://www.man1medan.sch.id/
Konsep e-Learning                  :
  1. Offline = Proses belajar mengajar menggunakan infocus dan diskusi.
  2. Online = Seluruh daerah sekolah terkoneksi oleh jaringan internet (WiFi)
  3. Tidak Langsung = Sekolah memiliki website pribadi,yang beralamat http://www.man1medan.sch.id/
Konsep E-Learning sudah digunakan sejak tahun 2009

  1. URAIAN OBJEKTIF OBSERVASI

Hari dan Tanggal        : Kamis, 23 Mei 2013
Waktu Observasi         : 60 menit ( 11.00 – 12.00 WIB)
Pembagian Tugas        : Tidak ada pembagian tugas yang spesifik. Proses observasi  dilakukan secara bersama-sama.
Objek Observasi          : Siswa kelas XI IPA 3
Unit Observasi            : Penggunaan E-Learning
Unit Lain Observasi    : Teori belajar, motivasi, orientasi belajar, menejemen kelas.
Narasumber                 : XI IPA 3
Suasana Observasi      : Suasa saat observasi sangat mendukung untuk melakukan observasi dimana pihak sekolah sangat mendukung kami dalam melakukan observasi.

  1. HASIL OBSERVASI

  1. PENDAHULUAN

  1. LANDASAN TEORI
  2. E-Learning
Perkembangan proses pendidikan sekarang melaju cukup pesat, seiring berkembanganya globalisai murid tidak hanya bersaing dengan teman satu kelasnya, tapi para murid harus bersaing juga dengan dunia luar, karena hal ini membuktikan betapa kerasnya persaingan dunia kerja dimasa depan nanti.  Murid-murid dewasa ini tumbuh didunia yang jauh berbeda dengan dimasa ketika orang orang tua dan kakek mereka masih menjadi ika murid ingin siap kerja, teknologi harus menjadi bagian integral dari sekolah dan pelajaran kelas (Earle, 2002; Geisert & Futrell, 2000; Sharp, 2002 dalam Santrock, 2011).

  1. Motivasi
     Motivasi adalah proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku (Santrock: 2011).
Perspektif psikologis menjelaskan motivasi dengan cara berbeda berdasarkan perspektif yang berbeda pula. Berikut penjelasan tentang beberapa perspektif:

  • Perspektif behavoiral
Perspektif ini menekankan imbalan dan hukuman eksternal sebagai kunci dlam menentukan motivasi murid. Insentif adalah peristiwa atau stimuli positif atau negatif  yang dapat memotivasi peilaku murid
  • Perspektif humanistis
Perspektif ini menekankan pada kapasitas murid untuk memilih nasib mereka. Perspektif ini berkaitan dengan pandangan Abraham Maslow bahwa kebutuhan dasar tertentu harus dipuaskan dahulu sebelum memuaskan kebutuhan yang lebih tinggi.
  • Perspektif kognitif
Perspektif ini menekankan bahwa murid akan memandu motivasi mereka. Perspektif kognitif juga menekankan arti penting dari penentuan tujuan, perencanaan dan monitoring kemajuan menuju satu tujuan (Schunk & Ertmer,2000;Zimmerman & Schunk, 2001)

Motivasi juga terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu Motivasi Intrinsik, Ekstrinsik.
Motivasi Intrinsik àmelakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lain (cara untuk mencapai sesuatu) . motivasi intinsik sering dipengaruhi oleh insentif eksternal seperti imbalan atau hukuman. Misalkan murid mungkin belajar keras untuk mendapatkan nilai yang baik.
Motivasi Ekstrinsik àMotivasi internal untuk melakukan sesuatu demi sesuatu itu sendiri (tujuan itu sendiri). Misalkan murid belajar menghadapi ujian karena ia senang senang dengan pelajaran yang diuji tersebut.


  1. OBJEK PENELITIAN
Objek yang kami observasi adalah murid kelas XI MAN 1 Medan. Didalam kelas terdiri dari 30 orang murid. Observasi dilakukan saat pelajaran Kimia.
  1. JADWAL PELAKSANAAN
     Observasi dilaksanakan hari kamis, 23 mei 2013 pada pukul 11.00 sampai 12.00
  1. PELAKSANAAN

  1. Pelaksanaan E-Learning
Pelaksanaan E-learning MAN 1 Medan, sudah dalam proses mencapai kestabilan. Banyak faktor-faktor yang mendukung keefektifan proses belajar mengajar menggunakan e-learning. Pihak sekolah menggalakkan penggunaan blog sekolah untuk membantu proses belajar siswa.
Berdasarkan observasi, sekolah juga menyediakan proyektor yang kondisinya sangat memadai untuk kenyamanan belajar murid.
Didalam blog MAN 1 (e-learningman1mdn.blogspot.com) membahas berbagai macam pelajaran yang diajarkan disekolah seperti Pendidikan Agama, Kimia, Fisika, Akhidah akhlak dan lain lain. Didalam website tersebut juga menyimpan bahan-bahan yang bisa digunakan oleh siswa untuk belajar dirumah dan juga menyediakan buku sekolah elektronik untuk kelas X, XI dan XII secara lengkap.

  1. Pengelolaan Kelas
     Berdasarkan observasi, guru menelola kelas atau menangani kelas dengan gaya auditorium, hal itu bertujuan agar siswa lebih fokus pada slide yang ditampilkan guru. Hal ini cukup efektif karena dengan cara seperti ini fokus murid tidak terbagi dengan hal-hal lain yang kurang penting, dengan gaya ini juga guru lebih bisa mengawasi gerak gerik murid. Ditambah lagi dengan jumlah peserta didik yang lumayan banyak.
Ada hal lain juga yang tidak kalah pentingnya dalam gaya auditorium ini, yaitu Kondisi kelas, dari hasil observasi kami melihat bahwa kondisi kelas tersebut kami membuatnya dalam beberapa poin, yaitu :
  • Kondisi udara kelas stabil meskipun tidak ada pengatur suhu ruangan disana, hal itu karena ventilasi dan posisi kelas dibuat sestrategis mungkin dengan arah sinar matahari
  • Komunikasi yang terjalin diantara guru dan murid cukup stabil karena piawainya guru dalam menangani kelas
  • Optimalnya penggunaan fasilitas seperti papan tulis, proyektor dan alat peraga
  • Beberapa murid mengambil kesempatan untuk menggunakan alat komunikasi mereka seperti handphone untuk hal diluar pelajaran yang diajarkan.
  1. Teori Belajar
     Di sekolah yang kami observasi, sekolah mengedepankan nilai-nilai moral dalam belajar. Hal ini berkaitan dengan teori belajar Piaget dan Kohlberg.
Guru dalam matapelajaran apapun menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang dibungkus dalam konsep keagamaan, guru mengajarkan tentang aturan-aturan bersosialisasi, sikap terhadap orangtua ataupun guru dan teman-teman sebaya mereka dan pelanggaran-pelanggaran yang harus diminimalkan. Tentunya murid-murid dilema dengan beberapa aturan yang mengikat mereka, dalam hal ini murid akan melakukan internalisasi level Preconventiona reasoning yang menurut Kohlberg yaitu penalaran moral dikontrol oleh hukuman dan ganjaran eksternal.

  1. Orientasi Belajar
     Dari hasil observasi, kami menangkap bahwa sekolah menggunakan strategi TCL. Kami memperhatikan bahwa murid-murid lebih fokus perhatiannya keguru dan kelihatan murid lebih mudah menyerap materi-materi yang disajikan menggunakan proyektor. Guru bisa secara langsung bisa mengamati tingkah muridnya dan lebih mudah juga memberi teguran jika murid mulai keluar dari ruang lingkup pembahasan dikelas.
  1. Motivasi
     Dalam hal motivasi, murid didorong semangat belajarnya oleh guru dengan cara guru menceritakan kisah-kisah sukses para alumni mereka. Terlihat wajah murid sangat antusias mendengar cerita dari guru mereka. Dan hal itu bisa menjadi salah satu motivasi yang kuat yang mendorong mereka untuk lebih fokus lagi terhadap bahan yang diajarkan guru mereka. Dan tidak lupa juga guru menjelaskan tentang didikan-didikan moral yang terus ditanamkan kepada murid.
  1. RANGKUMAN HASIL OBSERVASI
4.1   Rangkuman Kelompok

Metode E-Learning adalah metode baru yang digunakan didalam dunia pendidikan.Metode E-Learning berdampak positif bagi dunia pendidikan dimana dengan menggunakan E-Learning guru bisa menghemat waktu.Metode E-Learning membuat guru untuk  tidak menulis dipapan tulis dan membacakan materi(mendikte). Pada metode E-Learning guru harus mempersiapkan materi dalam bentuk power poin dan hal-hal lain yang mendukung. Namun,metode E-Learning juga memiliki kekurangan dimana banyak guru di Indonesia masih buta akan teknologi dan belum menguasai teknologi secara baik.hal tersebut dapat menghambat atau akan menjadi masalah apabila metode E-Learning diterapkan diseluruh sekolah di Indonesia.
Belajar dengan metode E-Learning juga dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat lagi,dimana dalam metode E-Learning ini guru bisa membuat pembelajaran semenarik mungkin karena bantuan dari teknologi. Untuk menerapkan metode E-Learning disebuah sekolah harus memiliki persiapan yang matang dimana guru dan murid harus siap untuk menggunakan E-Learning. Semoga metode E-Learning terus berkembang terutama di Indonesia.

4.2  Rangkuman Pribadi
 
Dari hasil observasi yang dilakukan, dapat terlihat banyak manfaat yang diterima oleh murid-murid pada sistem belajar tersebut (e-learning). Selain menambah pengetahuan dalam ilmu teknologi yang berkembang pesat sekarang, e-learning juga dapat membantu mengembangkan kognitif murid-murid dan memancing atau menjadi stimulus yang tepat untuk murid-murid agar dapat berpikir kreatif sehingga dapat bersaing dengan sportif di kedepannya nanti. Sistem e-learnig di sekolah MAN 1 Medan dilaksanakan dengan baik, dengan adanya fasilitas dan pengajar yang memadai dan kompeten, situasi dan kondisi dalam proses belajar-mengajar dapat dilaksanakan dengan baik dan murid-murid juga cukup antusias dalam mengikuti proses belajar berlangsung.
  1. TESTIMONI

  • Livi Yohana (121301002)

Dari observasi yang dilakukan pada sekolah MAN 1 Medan, cukup menarik dan juga banyak pengalaman dan manfaat yang didapat. Lingkungan sekolah yang cukup asri dan keramahan lingkungan sekolah yang menyambut kami (kelompok) menambah kertertarikkan kelompok terhadap sekolah MAN 1 Medan. Pada proses observasi berlangsung juga cukup menyenangkan, murid-murid dan guru-guru cukup open (terbuka) dalam menyambut kelompok sehingga tidak ada kecanggungan satu sama lain dan proses observasi dapat berjalan dengan baik.


  • Nadya Indah Hardiyanti (121301006)
Menurut saya tugas observasi ini sangat menarik dan memberikan saya banyak pengalaman baru yang hanya saya dapat didunia perkuliahan.Dimana kelompok kami sangat memiliki suasana pertemanan yang sangat menarik.Kelompok kami sangat demokrasi dalam mengambil keputusan dalam mengerjakan tugas ini. Dari observasi yang kami lakukan, saya dapat memahami tentang E-Learning
  • Silvandrie Abriyan L (121301034)
            Sangat menarik, karena ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dalam dunia pendidikan yang kami alami. Observasi ini merangsang kreatifitas kami dalam berpikir dan menarik kesimpulan dalam dunia psikologi pendidikan khususnya dalam e-learning.

  • Denny Wahyudi (121301050)
Tugas observasi ini merupakan suatu hal yang baru bagi saya. Pada awalnya saya merasa canggung karena membawa nama Fakultastas Psikologi ke sekolah yang saya observasi. Ternyata kegunaan internet itu bisa sangat membantu proses pembelajaran siswa, karena biasanya saya menggunakan internet hanya untuk bermain saja. Mudah-mudahan dengan penggunaan internet dalam belajar ini dapat membantu proses belajar sehingga lebih maksimal.
  • Fahmi Idris Sitompul (121301056)
Banyak pengalaman-pengalaman baru yang saya temukan saat melakukan observasi, dimana disaat ingin melakukan observasi banyak kejadian-kejadian yang menjadi pembeda antara hidup saya dan orang lain.dimulai dari ditolak dari sekolah yang tidak mengizinkan melakukan observasi dan melakukan interaksi dengan anak-anak SMA yang membuat saya grogi dan banyak pengalaman lainnya.Tugas observasi ini juga dapat membuat saya memahami konsep tentang E-Learning. Kelompok kami sangat kompak dan disiplin dalam mengerjakan tugas observasi ini.