Rabu, 13 November 2013

MOMENT CARD : Kreativitas Individu ^__^

Salam Kreativitas!!!


Teman ultah??
Bingung Mau kasih kado yang berkesan??
Tapi kantong lagi tipis???


Memberikan hadiah yang berkesan untuk orang yang kita sayangi seperti teman, keluarga dan lainnya merupakan suatu kebanggaan sendiri buat kita. Hadiah itu tidak perlu dengan modal yang besar, hanya membutuhkan kreativitas kita untuk membuat suatu hal yang unik.
Seperti hadiah yang saya berikan kepada Teman saya yaitu MOMENT CARD.

caranya mudah + tidak mengeluarkan biaya mahal lohh



Sisi dalam kartu


Alat dan Bahan yang dibutuhkan:

1 kertas jeruk
Pejepit kertas
Lem kertas
Foto-foto
Spidol warna

Alat dan Bahannya

 
Cara membuatnya:

  1. Lipat kertas menjadi dua bagian
  2. Tempelkan  atau jepitkan dengan pejepit kertas foto-foto yang tersedia pada sisi dalam kertas
  3. Tulis momen tentang foto tersebut
  4. Hiasi sesuai selera baik sisi dalam kertas maupun luar kertas

Step 1


Step 2
Step 3
Step 4
SELAMAT MENCOBA .. ^_^

Sabtu, 09 November 2013

Testimonials : UTS-ONLINE



 Ujian akademik yang dilakukan secara online merupakan ujian yang cukup menyenangkan dan straegis karena dilakukan tidak di lokasi yang sama dan waktu yang cukup panjang sehingga tidak menjadi beban atau tekanan seperti ujian yang biasanya. Ujian online belum menjadi populer untuk kalangan pendidikan karena membutuhkan biaya yang cukup mahal seperti perangkat komputer dan jaringan internet, sehingga tidak semua sekolah dapat melakukan prose ujian online.

Walau masih jarang dilaksanakan oleh setiap sekolah maupun Universitas, ujian online memiliki kegunaan sert bermanfaat. Pengalaman saya, ketika ujian online berlangsung saya merasa nyaman dan dapat mengerjakan soal dengan baik dan dapat berpikir tenang sehingga secara tidak lansung dapat meningkatkan kreativitas seseorang walaupun dalam kondisi seperti ujian akademik, hal ini dikarenakan tidak seperti ujian biasanya dengan waktu terbatas dan suasana yang tidak cukup baik dan terlebih lagi kedapatan pengawas yang killer sehingga membuat peserta ujian stres dan cemas dan tidak fokus untuk menjawab soal ujian.

Seperti yang dikatakan Rogers, dalam penciptaan kondisi keamanan dan kebebasan Psikologis memungkinkan timbulnya kreativitas yang konstruktif.
 
Kondisi Keamanan : dimana mengusahakan suasana/situasi yang didalamnya evaluasi eksternal tidak ada (tidak bersifat atau mempunyai efek mengancam) sehingga Individu dapat mengekspresikann kreativitasnya secara bebas tanpa ada desakan atau tekanan.

Kebebasan Psikologis: dimana Individu diberikan kebebsan dalam berpikir atau merasa sesuai dengan apa yang ada dalam dirinya.

Pada strategi penilaian ujian online meliputi tiga strategi sama halnya dengan ujian biasa hanya saja proses hasinlnya lebih cepat untuk diketahui
Menurut Amabile, ada tiga strategi dalam pengajaran :
1. penilaian :  memberikan nilai dari apa yang telah kita pelajari dan kemudian memberikan umpan balik dengan soal selanjutnya yang berkaitan
2. Hadiah : memberikan reinforcement dengan memberikan hasil dari jawaban dengan cepat
3. Pilihan :  memberikan pilihan , jika mengerjakan soal dengan usaha yang baik maka hasilnya akan baik dan tepat waktu.
 
Selain itu juga adanya peran lingkungan, dimana lingkungan memberikan dukungan seperti fasilitas; jaringan internet, tempat nyaman mengerjakan soal dan lain-lain, sehingga dapat mengerjakan soal dengan baik.

Terima Kasih


Senin, 21 Oktober 2013

KONSEP : PEFORMA KREATIVITAS

KELOMPOK 3 MK. KREATIVITAS:
o   Livi Yohana                            12-002
o   Eka Sartika                              12-007
o   Muthia Audina                        12-029
o   Permata Ismawarni Putri         12-030



Teori Wallas merupakan salah satu teori tentang proses kreatif. Teori Wallas yang dikemukakan tahun 1926 dalam buku The Art of Thought (Piirto,1992) menyatakan bahwa proses kreatif meliputi empat tahap, yaitu :
1. Persiapan
2. Inkubasi
3. Iluminasi
4. Verifikasi

Pada tahap pertama, seseorang mempersiapkan diri untuk memecahkan masalah dengan belajar berpikir, mencari jawaban, bertanya kepada orang lain, dan sebagainya. Kami dalam merancang konsep performa kreatif kelompok telah melewati tahap ini. Di awal saat menerima kontrak kuliah, kami sudah memikirkan akan mempersembahkan penampilan seperti apa dan bagaimana.
Pada tahap kedua, kegiatan mencari data atau informasi tidak dilanjutkan. Tahap inkubasi adalah tahap di mana individu seakan-akan melepaskan diri untuk sementara dari masalah tersebut, dalam arti bahwa ia tidak memikirkan masalahnya secara sadar, tetapi "mengeramnya" dalam alam pra sadar. Kami juga telah melewati tahap ini. Pada saat itu, kami sibuk dengan tugas individu masing-masing dan melupakan sejenak mengenai konsep performa yang ingin kami tampilkan nantinya.
Tahap iluminasi adalah tahap timbulnya "insight", timbulnya inspirasi atau gagasan baru, serta proses-proses psikologis yang mengawali dan mengikuti munculnya inspirasi/gagasan baru tersebut. Tahap ini terjadi pada kami saat sekita seminggu menjelang UTS. Saat itu, muncullah kesepakatan inspirasi mengenai konsep performa kreatif yang akan kami tampilkan.
Tahap terakhir yaitu tahap verifikasi atau tahap evaluasi. Pada tahap ini, ide atau inspirasi kreasi baru tersebut harus diuji terhadap realitas. Kami akan menuju tahap ini dan akan melewati tahap ini saat kami telah menampilakan performa kreatif kelompok di kelas Kreativitas nanti.

Tujuan dan Manfaat Pembuatan Karya Kreativitas
= Memberikan pesan moral yang tidak menggurui dengan cara yang lebih akrab
= Sebagai media untuk mengekpresikan kreativitas kelompok
= Sebagai pembelajan untuk mengembangkan kreativitas

Perencanaan :
Banyak sekali kita liat sekarang fenomena yang terjadi di sekitar kita, mulai dari yang sudah berumur, belum berumur, atau sedang berumur tidak mengindahkan segala peraturan yang telah ditetapkan. Kita liat saja di jalanan sekarang sudah bagaimana? Semberautnya sudah tidak bisa di deskripsikan lagi, salip sana, salip sini, jalan terus walaupun lampu di pinggiran jalan menyala merah meriah, tidak jarang yang sengaja menghidupkan bunyi klakson pada saat si merah itu muncul. Nah, mungkin untuk menyadarkan betapa pentingnya tata tertib ketika kita sedang berada di jalanan adalah dengan cara menyuguhkan sebuah tontonan yang ringan tetapi berpesankan moral yang jauh dari sifat menggurui. Kami akan mempersembahkan sebuah performa kreatif berupa drama singkat yang bertemakan “Ugal-ugalan Membawa Derita”. Di sini kami merancang konsep sebagai berikut :
- Permata Ismawarni Putri sebagai pengemudi motor
- Livi Yohana sebagai pengemudi motor
- Eka Sartika sebagai rambu lalu lintas
- Muthia Audina sebagai polisi lalu lintas

Rangkaian drama yang akan kami tampilkan adalah :
Ada dua orang anak muda dengan gaya “sok keren” tidak mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak memakai atribut yang lengkap. Kemudian, ada seorang polisi lalu lintas yang sedang berjaga, polisi tersebut memperingatkan mereka dan hendak menilang motor mereka, tetapi mereka melarikan diri. Ketika mereka kebut-kebutan dalam melarikan diri tiba-tiba saja mereka kecelakaan. Di akhir cerita polisi akan memberikan pesan moral kepada audience.

Nah, apa saja bahan yang akan kami gunakan ?
Kami akan memakai kostum yang tidak biasanya (misalnya: orang yang naik motor memakai baju yang tidak biasa, polisi dsb), semua wajah aktor akan ditutup dengan kardus yang berbentuk wajah lucu dan ada yang menjadi rambu lalu lintas.

Selasa, 15 Oktober 2013

KELUARGA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS



Amabile (1989), menekankan bahwa keberhasilan dalam perwujudan kreativitas ditentukan oleh tiga faktor yang saling berkait dan titik pertemuan antara tiga faktor tersebut yang menentukan keunggulan kreatif, yaitu Domain skills, Creative Thinking and Working Skills, Intrinstic Motivation. Untuk memenuhi faktor tesebut perlu adanya peran maupun pendorong agar menjadi seseorang yang kreatif, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat.


             Peranan Keluarga dalam Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak.

Harta yang paling berharga adalah keluarga

Penelitian Decay (1989) membandingkan karakteristik keluarga yang anak remaja sangat kreatif dangan keluarga yang anak remajanya biasa saja. Hasil penelitian ini menunjukkan peran besar dari lingkungan keluarga; dalam keluarga dengan remaja kreatif, tidak banyak aturan diberlakukan dalam keluarga dibandingkan keluarga biasa. Banyak di antara remaja yang kreatif pernah mengalami krisis atau trauma dalam hidup mereka. Humor juga merupakan ciri yang sering tampil dalam keluarga kreatif. Lebih dari setegah remaja tinggi kreatifnya ada pada keluarga di mana salah seorang dari orangtua dinilai sebagai angat kreatif. Keluarga kreatif lebih sering pindah rumah, dan penataan rumahnya pun berbeda dari rumah pada umumnya. Orang tua menemukenali tanda-tanda kekreatifan anak sudah pada usia dini, dan mereka mendorong dan memberi banyak kesempatan untuk mengembangkan bakat anak. Banyak dari orang tua dan anak dari keluarga kreatif sama-sama berpendapat bahwa peranan sekolah tidak penting dalam pengembangan kreativitas anak. Tetapi remaja kreatif cenderung untuk bekerja lebih keras daripada teman sekolah mereka.
Hubungan latar belakang keluarga terhadap kreativitas anak cukup kuat, karena dari didikan keluarga terutama peran orang tua dapat mempengaruhi berkembang atau tidak kreativitas anak. Psikolog menemukan bahwa sikap dan nilai orang tua berkaitan erat dengan kreativitas anak. Ada 6 faktor yang menentukan sikap tersebut yaitu
  • ·         Kebebasan
  • ·         Respek
  • ·         Kedekatan emosional yang sedang
  • ·         Prestasi, bukan angka
  • ·         Orang tua aktif dan mandiri
  • ·         Menghargai kreativitas.
 Kesimpulan dari penelitian Decay, bahwa latar belakang serta sikap keluarga mempengaruhi berkembangnya kreativitas anak. Seperti pada keluarga saya, dimana Ibu saya yang menyukai film maupun drama, Ibu saya suka melihat orang yang berakting dan terhanyut dalam peran. Lambat laun saya juga menyukai film dan akting yang membuat saya ikut dalam kelompok drama sewaktu SMA untuk menyalurkan bakat saya.
2.     
                  Peranan Sekolah dalam Mengembangkan Kreativitas Anak

Maker (1982) membagi karakteristik guru anak berbakat menjadi tiga kelompok yaitu:
  1.  Karakteristik Filosofis ; cara guru memandang pendidikan mempunyai dampak terhadap pendekatan mereka dalam mengajar.
  2. Karakteristik Profesional ; guru dapat dikembangkan melalui pelatihan dalam jabatan seperti kemampuan untuk mempergunakan keterampilan dinamika kelompok, teknik dan strategi yang maju dalam mata ajaran tertentu, memberikan pelatihan inquiry dan memahami ilmu komputer.
  3. Karakteristik pribadi : guru diharapkan memiliki motivasi, kepercayaan, rasa humor, kesabaran, minat luas, dan kelenturan (fleksibitas).
Cara yang paling baik bagi guru untuk mengembangkan kreativitas siswa adalah dengan motivasi intrinsik, semua anak harus belajar semua bidang keterampilan di sekolah, dan banyak anak memperoleh keterampilan kreatif melalui model-model berpikir dan bekerja kreatif, tetapi sedikit sekali anak yang dapat mempertahankan motivasi intrinsik di sekolah dengan sistem yang diterapkan. Motivasi tersebut akan tumbuh dan terpenuhi jika guru memiliki karakteristik yang disampaikan sebelumnya. Seperti yang saya alami Ketika saya duduk di bangku SMA, saya pernah mengikuti lomba debat bahasa Inggris antar sekolah, ini merupakan perlombaan pertama saya dalam bidang debat karena saya juga tidak terlalu baik dalam berbicara terlebih lagi bahasa inggris. Awalnya saya ragu untuk mengikuti perlombaan tersebut, tetapi dengan dukungan dan latihan dari guru saya, saya menjadi semangat dan akhirnya menjadi juara pertama lomba tersebut.
Menurut saya, guru saya sudah memenuhi karakteristik guru anak berbakat, hal ini dapat dinilai ketika guru saya memberikan motivasi dan memberikan pelatihan baik di jam sekolah maupun di luar jam sekolah demi membantu saya untuk mengembangkan keterampilan dan pemikiran saya agar kreatif pada saat perlombaan.
Ada tiga strategi mengajar yang dapat meningkatkan kreativitas siswa seperti yang dianjarkan oleh guru saya, yaitu :
1.      Penilaian : guru memberikan penilaian (bukan angka) terhadap apa yang telah dipelajari muridnya, kemudian guru akan memberika feedback kepada muridnya
2.      Hadiah : untuk mempertahankan minat dan kreativitas murid, guru perlu memberikan hadiah kepada muridnya sebagai bentuk penghargaan terhadap karyanya
3.      Pilihan : guru memberikan kebebasan kepada murid terhapa apa yang diminati dan tujuannya dan tidak memaksakan kehendak murid .

   Peranan Masyarakat dalam Mengembangkan Kreativitas Anak

Kebudayaan Creativogenic (kebudayaan ynag menunjang, memupuk, dan memungkinkan perkembangan kreativitas) menurut Arieti ( 1976) mempunyai karateristik sebagai berikut :
  • Tersedianya sarana dan prasarana kebudayaan
  • Keterbukaan terhadap rangsangan kebudayaan
  • Penekanan pada becoming, tidak hanya pada being
  • Kesempatan bebas terhadap media kebudayaan
  • Kebebasan dengan pengalaman tekanan dan rintangan sebagai tantangan menghargai dan dapat mengintegrasi rangsangan dari kebudayaan yang berbeda
  • Toleransi dan minat terhadap pandangan yang divergen
  • Interaksi antara pribadi-pribadi yang berarti
  • Adanya insentif, penghargaan atau hadiah.
Perlu diketahui bahwa dengan terpenuhinya kesembilan faktor tersebut belum merupakan bahwa kreativitas akan muncul. Kesembilan faktor tersebut hanya merupakan faktor penunjang atau ketidakhadiran merupakan faktor penghambat. Akan tetapi yang paling menentukan adalah unsur-unsur intrapsikis dari diri pribadi individu itu sendiri seperti rasa aman dan bebas secara psikologis.
Kreativitas merupakan kebebasan dalam berpikir dan mengekspresikan karya tanpa ada tekanan maupun peraturan yang menghambat kreativitas. Ketika duduk di bangku SMA, saya pernah menyampaikan ide saya mengenai bagaimana caranya membuat bom kertas pada kelompok saya, hal ini telah saya pelajari dengan searching di internet maupun buku yang saya baca, kelompok saya terdiri dari 8 orang termasuk saya dan ketika itu saya merupakan siswa pindahan (baru). Ketika saya menyapaikan ide saya,  salah satu teman kelompok saya tidak terima dan menganggap itu ide yang sia-sia karena dia merupakan ketua dari kelompok anggota lain pun juga ikut-ikutan mengatakan ide saya sia-sia. Perlakuan mereka tersebut membuat saya sangat tertekan dan tidak merasa dalam kelompok dan akhirnya membuat saya pasif di kelompok bahkan di kelas saat pembelajaran.
      Seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa faktor yang menentukan kreativitas sesorang adalah unsur-unsur intrapsikis separti rasa aman dan keberadaan dalam suatu situasi. Peranan masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengembangkan kreativitas, karena karya yang akan kita ciptakan pastinya diharapkan berguna untuk masyarakat. Oleh karena itu perlu adanya pengakuan dan security dari masyarakat terhadap kreativitas kita agar dapat diterima dan ditolak secara lebih baik. Carl Rogers (dalam vernon 1982) berdasarkan pengalaman-pengalamanya dalam psikoterapi menunjuk pada keamanan dan kebebasan psikologis sebagai kondisi eksternal yang memupuk kreativitas yang konstruktif. Tetapi lingkungan tersebut tetap harus mengandung tantangan bagi individu. Apabila seseorang suadah puas dengan segala sesuatu, maka ia cenderung untuk ingin mempertahankan situasi tersebut.

Selasa, 24 September 2013

Tokoh Inspiratif: Lady Gaga ( Mother Monster ^_^)



Well, kali ini kita akan membahas seorang tokoh yang kreatif dan sangat inspiratif bagi penggemarnya termasuk saya :)

yup, Lady Gaga yang sering disapa Mother Monster oleh Little Monster tentunya

Stefani Joanne Angelina Germanotta (lahir di New York City, New York, Amerika Serikat, Amerika Serikat, 28 Maret 1986; umur 27 tahun), lebih dikenal dengan nama panggungnya Lady Gaga, adalah seorang penyanyi pop Amerika Serikat. Setelah tampil dalam kancah musik rock di New York bagian Lower East Side pada tahun 2003 dan kemudian mendaftar di New York University, Tisch School of the Arts, ia segera menandatangani kontrak dengan Streamline Records, sebuah anak perusahaan Interscope Records. Selama waktu awal Gaga di Interscope, ia bekerja sebagai penulis lagu untuk artis label sesama dan menarik perhatian artis rekaman Akon, yang mengakui kemampuan vokalnya, dan mengontraknya ke label miliknya sendiri, Kon Live Distribution.
Gaga menjadi terkenal setelah merilis album debutnya The Fame (2008), yang sukses baik secara kritik maupun komersial dan meraih popularitas internasional dengan singel "Just Dance" dan "Poker Face". Album ini mencapai nomor satu di tangga album enam negara, menduduki puncak tangga lagu Billboard Dance/Electronic Albums sekaligus memuncak pada nomor dua di tangga lagu Billboard 200 di Amerika Serikat dan mencapai posisi sepuluh besar di seluruh dunia. Album keduanya, The Fame Monster (2009), kelanjutan dari The Fame, menghasilkan dua singel nomor satu di berbagai negara yaitu "Bad Romance" dan "Telephone", sehingga dia diperbolehkan untuk memulai tur konser global kedua, The Monster Ball Tour, hanya beberapa bulan setelah selesai tur pertama, The Fame Ball Tour. Album studio kedua Born This Way, dirilis pada Mei 2011, menduduki puncak tangga album di seluruh pasar musik utama, setelah kedatangan singel "Born This Way", "Judas", dan "The Edge of Glory"—singel pertama mencapai nomor satu di negara di seluruh dunia dan merupakan penjualan singel tercepat dalam sejarah iTunes, menjual satu juta kopi dalam lima hari. Gaga juga berencana untuk merilis album ketiganya, Artpop pada November 2013.
Terinspirasi oleh artis glam rock seperti David Bowie dan Freddie Mercury, serta penyanyi dance-pop seperti Madonna dan Michael Jackson, Gaga juga diketahui dalam kegemarannya di bidang fesyen, dalam penampilan dan dalam video musiknya. Kontribusinya terhadap industri musik telah mengumpulkan banyak prestasi termasuk lima Grammy Awards, serta dua belas nominasi; dua Guinness World Records; dan penjualannya diperkirakan sekitar 64 juta rekaman. Billboard memberi gelar padanya "Artis Terbaik pada Tahun 2010", dan peringkat sebagai "Artis Terbaik ke-73 pada Dekade 2000-an" Gaga telah dimasukkan dalam daftar tahunan majalah Time, yaitu Time 100 "orang paling berperngaruh di dunia" serta tercantum di sejumlah daftar tahunan majalah Forbes] termasuk "100 selebriti paling berkuasa dan berpengaruh di dunia" dan mencapai nomor satu dalam daftar tahunan "100 selebriti paling berkuasa". Di samping karir musiknya, dia juga aktif dalam bidang kemanusiaan dan LGBT.

Lady Gaga merupakan aktris yang berbakat baik dalam musik maupun dalam hal penampilan. Gaga selalu menampilkan hal yang berbeda dalam setiap penampilannya. Karena keunikan dan kreativitasnya dalam menciptakan musik dan Original Fashion sehingga menjadi perhatian bukan hanya di negaranya tetapi di Seluruh Dunia..
Walaupun Gaga sering melakukan kontroversi termasuk pada pakaian yang dikenakannya, Gaga tetap Percaya Diri dan mengatakan 'This is Me' (I Like it!)

Berikut beberapa ide kreatif Lady Gaga dalam Berpakaian yang juga mengundang kontroversi..
(it's Okay)

 
Cool..

Mother Monster..

Cute..

Sebaiknya jangan di Tiru yy (Daging Mahal)
it's amazing..



Sekian dari Biografi Lady Gaga
makasih Uda Mampir








Selasa, 17 September 2013

Pendekatan 4P dalam Pengembangan Kreativitas







Pendekatan 4P dalam Pengembangan Kreativitas

 Pengembangan kreativitas sejak usia dini  berguna agar kita dapat “survive” dan tidak tertinggal dari bangsa lain yang terus berkembang
Manfaat mengembangkan kreativitas sejak usia dini :
·         Dapat mewujudkan / mengaktualisasikan diri yang merupakan kebutuhan pokok tertinggi manusia
·         Sebagai kemampuan dalam menyelesaikan masalah



 Kreativitas tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan, tetapi juga memberikan kepuasan bagi individu
·         Kreativitas memungkinkan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya

Teori tentang Pembentukan Pribadi Kreatif
1.      Teori Psikoanalisa
Pada umumnya, teori-teori psikoanalisa memandang kreativitas sebagai hasil dalam mengatasi suatu masalah. Seseorang yang kreatif dianggap pernah mempunyai pengalaman traumatis di masa kanak-kanak yang kemudian menghasilkan gagasan-gagasan yang disadari dan tidak disadari bercampur menjadi pemecahan masalah yang inovatif.
a)      Teori Freud
b)      Teori Kris
c)      Teori Jung

2.      Teori Humanistik
Teori humanistic memandang kreativitas sebagai hasil dari kesehatan psikologis pada tingkat tertinggi. Kreativitas dapat berkembang selama hidup manusia.
a)      Teori Maslow
b)      Teori Rogers

Ciri ciri pribadi yang kreatif biasanya meliputi:
  • selalu ingin tahu memiliki minat yang luas,
  • mandiri dan memiliki rasa percaya diri,
  • lebih berani mengambil risiko,
  • dan tidak takut membuat kesalahan dan mengemukakan pendapat.
Teori tentang “Press”
a.       Motivasi untuk kreativitas
b.      Kondisi Eksternal yang mendorong perilaku kreatif
Teori tentang Proses Kreatif
a.       Teori Wallas
Proses kreatif meliputi : persiapan, inkubasi, ilumasi, dan verifikasi
b.      Teori tentang Belahan Otak Kanan dan Kiri
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa belahan otak kanan yang lebih berkaitan dengan fungsi-fungsi kreatif

Teori tentang Produktif Kreatif
Produk kreatif dapat digolongkan menjadi 3 kategori, yaitu
  • kebaruan,
  • pemecahan,
  • kerincian dan sintesis.
Manfaat dari penentuan kriteria penilaian produk kreatif adalah dapat diketahui kekuatan dan kelemahan dari suatu produk.
Pendekatan 4P dapat dijadikan strategi untuk mengembangkan kreativitas. Dengan dimilikinya bakat dan ciri-ciri pribadi kreatif dan dengan dorongan internal maupun eksternal untuk bersibuk diri secara kreatif, maka produk-produk kreatif yang bermakna dengan sendirinya akan tercipta. 4P juga dapat digunakan sebagai dasar kerangka kerja konseptual dan strategi untuk penelitian tentang kreativitas di Indonesia.